Kali ini saya ingin berbagi mengenai perubahan yang telah terjadi di hidup saya. Dahulunya ketika masih duduk dibangku sekolah saya adalah anak yang ceroboh, berambut panjang, dan suka berpakaian terbuka seperti mengenakan rok pendek dengan baju kaos pendek. Boro-boro berhijab, sholat pun saya masih bolong-bolong.
Suatu ketika saya masuk di sebuah Universitas di Jakarta. Saya melihat lingkungan saya sangatlah berbeda. Disana lebih banyak perempuan yang menggunakan kerudung yang dililit-lilit menjadikan membuat cantik dan modis hingga memakai kerudung yang begitu panjang seperti terlihat rapi dan anggun. Namun, walaupun saya tinggal di lingkungan yang cukup baik dan sering mengikuti mentoring. Tetapi, saya tetap saja tidak mau menutup aurat saya dengan hijab sekalipun. Kadang saya malah masuk masjid untuk sholat ya dengan gaya saya "pakai rok dan kemeja pendek saja" terkadang malah pakai syall atau selendang yang dililit dileher bukan dipakai untuk dikepala. Jika ada teman saya yang sudah baik penampilannya dan berkata "kapan kamu pake hijab?" dengan suara bawel dan bersahaja lalu saya hanya menjawab "doain aja yaaa, ini juga udah pake kok, pake kerudung hati." sambil seraya berjalan tertawa. Terkadang kalo dengan sahabat sendiri saya akan berkata "This is me, this is my life. Ibaratnya saya akan melakukan apa yang saya suka dan saya tidak peduli dengan lingkungan disekitar.
Nah, saya ini beberapa kali pergi ke book fair yang ada di Senayan. Setiap saya membaca buku bernuansa Islam pasti ada saja buku yang berkata kenapa perempuan belum mau pakai hijab. Disana saya membaca seperti hanya melihat-lihat cepat. Yang saya lihat bahwa seperti yang ada pada diri saya "alergi kerudung, belum siap, dannn takut tidak cantik lagi."
Meskipun begitu, saya ini tipe yang tidak pernah menolak apabila diberi masukan, apabila diceramahi, apabila ada tulisan yang merujuk demi perubahan seorang wanita untuk berhijab.
Sebenarnya alasan saya yang paling-paling mempengaruhi mengapa waktu itu saya belum berhijab adalah karena saya suka merasa geli dibagian bawah leher. Sehingga, ketika makan atau ketika beraktivitas saya selalu memegangin leher saya dengan jari agar kain kerudungnya tidak nempel dileher sehingga membuat geli. Hahaha konyol, tapi memang seperti itu adanya. Setiap hari jumat kan berpakaian muslim sewaktu masih sekolah. Saya suka menyelipkan sedikit kertas untuk mengganjal leher saya. #Anak aneh dasar haha
Namun terlepas dari itu saya juga kadang memang belum siap. Dan setiap saya memberikan alasan bahwa leher saya geli juga itu aneh sekali rasanya. Alhasil saya suka memakai kerudung di dalam rumah agar leher saya semakin terbiasa.
Saya pun yang tadinya senang menonton tutorial make-up menjadi senang dengan menonton tutorial hijab. Diam-diam saya belajar untuk bisa menggunakan kerudung dengan baik. Saya ingin punya style sendiri dengan tidak mengabaikan syariat di Islam. Saya juga sering bertanya dengan teman saya yang sudah syar'i bagaimana seharusnya berhijab dan berpakaian kadang juga saya seperti diskusi dengan teman-teman yang berhijab mendiskusikan suatu hukum dalam kehidupan. Misalnya boleh gak sih cukur alis biar hits hehe yaaah pokoknya yang gitu-gitu deh. Rahasia perempuan.
Tanpa saya sadari saya juga sudah sering membeli kemeja panjang dan rok panjang tetapi, rambut saya tetap tergerai-gerai belum tertutup.
Saya sering melihat di dinding-dinding masjid ada ajakan untuk menggunakan jilbab syar'i saya sering melihat gambar tersebut dengan rasa ingin tau yang tinggi. Sampai rumah suka saya praktikan ada keinginan dalam diri untuk seperti itu suatu saat nanti.
Tidak hanya itu saya juga sering menambahkan akun-akun Islami di social media. Kalo ditanya biar kenapa? Cuma iseng aja biar akunnya bervariasi mulai dari fashion, art, food, psikologi, actrees, sastra, horror dan cerita umum tentang dunia deh hehe.
Maafin yaaa saya memang gitu :')
Keputusan menggunakan hijab sangatlah sulit bagi saya. Walau logikanya tinggal dipake dan pakai baju panjang dan sebagaiannya. Akan tetapi saya selalu minta didoakan untuk segera berhijab.
Ada begitu banyak hal yang pada akhirnya membuat big decision untuk pakai kerudung atau hijab hal itu diantaranya:
1. Saya ingin ayah saya masuk surga dan tidak ingin setiap saya keluar rumah tanpa menutup aurat berarti ayah saya melangkah ke neraka.
Kalo saya pakai setelah menikah, maka hanya suami saya yang dapat pahala tapi ayah saya? Bye... Audzubillahminzalik! Walau faktanya saya juga belum menemukan hadits yang mendukung hal ini.
2. Saya ingin punya suami yang soleh. Maka dari itu saya pun juga harus solehah. Mana mau akhwat-akhwat yang wajahnya teduh itu mau ngelirik perempuan gradakan kaya saya huhu
Pasti akhwat berpikir gimana mau nurut sama suami orang nurut sama perintah Allah buat pakai kerudung aja tidak mau. Nahloh.
3. Katanya kalo gak berhijab semua amalnya sia-sia dan seolah-olah percuma.
4. Pakai hijab gak terlalu sering digangguin abang-abang tukang somay, tukang baso, tukang parkir dan all about tukang-tukang. Paling cuma disapa Assalamu'alaykum neng...
5. Pakai hijab membuat kita jadi bangga dengan identitas kita sebagai orang muslim.
6. Saya calon guru SD, maka saya harus memiliki akhlak yang mulia dan bertaqwa kepada Tuhan. Kalau saya mengaku orang Islam tapi tidak berkerudung atleast orang-orang mengira saya tidak punya akhlak mulia.
7. Saya takut pada Allah. Masa sih saya tidak melaksanakan kewajiban yang segitu gamblangnya. Gimana saya mau disayang Allah kalo saya saja gak sayang sama perintah Allah. Pakai kerudung itu sama saja dengan melaksanakan sholat 5 waktu.
Jangan bilang belum siap atau mau berkerudung hati dulu. Di tanah abang ga ada yang jual kerudung hati sis :( Penampilan is number one alhlakmu akan menyusul setelahnya. Jangan sampe akhlakmu gak siap tetapi kerudung terakhir (kain kafan) udah siap ngerudungin kamu.
8. Dengan berkerudung saya merasa lebih aman dan tidak kedinginan karena memakai pakaian yang tertutup haha ignore me!
9. Memakai kerudung bisa tetep membuat kamu dapet jodoh kok bisa tetep hits gak bikin kamu jadi jelek. Berkerudung bisa dibuat tetap cantik kok. Sekarang sudah banyak warna yang cantik dan manis. Sudah banyak pin dan bros lucu. Sudah banyak kerudung yang dua warna dan lumayan tebal. Malah nih katanya misalnya ada orang lain yang melihat kamu yang pakai kerudung maka mereka yang melihat akan mendapat pahala. Tuh kamu menjadi penyebab orang dapat pahala loh. Cieee
10. Siapa bilang pakai kerudung panas? Di neraka lebih panas sih katanya sis :( Malah yaaa...setiap tetesan keringat sista-sista karena kepanasan pakai kerudung terdapat pahala yang begitu besaarrr. Duaaarrrrr....
Nah, jadi benar menurut saya bahwa lingkungan sangat mempengaruhi pembentukan personallity seseorang, terutama pada saya.
Akhirnya setelah mengalami mimpi berada disebuah saung diatas seluruh ketinggian dan dibawahnya terlihat pemandangan seperti gunung, hutan dan sawah saya merasakan kesejukan dan kedamaian dalam hidup saya. Namun ternyata hal itu cuma mimpi hehe.
Setelah saya cari artinya melalui searching. Ternyata bermakna baik dan akan mendapat kemuliaan. Saya kemudian mengganti semua foto profil akun social media dengan foto yang sudah pakai kerudung.
Keesokan harinya saya tiba-tiba pergi ke penjual kerudung dan saya membelinya.
Ketika hari senin saya sudah menggunakan kerudung yang saya model-model tetapi kunciran rambut saya tidak terlalu berpunuk unta, kerudung saya menutupi dada dan saya pilih warna kerudung saya soft dan tidak berlebihan. Alhasil ketika masuk ke kelas teman-teman saya berkata "Subhanallah, cantiknya..." atau sekedar bertanya mendekat "kamu udah dari hati belum?" saya pun menjawab "sudah inshaAllah aku udah istiqomah. Karena, selama ini aku banyak belajar"
Seiring dengan berjalannya waktu, saya menjadi pribadi yang bisa lebih baik dengan sendirinya dari pada saya yang dahulu belum menggunakan kerudung/hijab.
Wahai sista-sistaku yang hatinya masih labil sebagaimana aku labil dengan hatiku. Ketika aku masih bingung dengan pilihan berhijab atau tidak. Sesungguhnya berhijab adalah pilihan yang paling baik.
Belajarlah sedikit demi sedikit agar tidak sulit.
Salam dari perempuan yang belum sempurna akhlaknya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar